Skip to content

Newamashi: Belajar Dari Pemimpin Bisnis Jepang Memenangkan Deal Tanpa Penolakan

Pada tahun 2001 saya melakukan presentasi di depan dewan direksi sebuah perusahaan papan atas Jepang tentang sebuah ide perbaikan bisnis. Presentasi tidak berjalan mulus karena saya ‘dibantai’ habis-habisan oleh audience karena konten presentasi saya belum sesuai dengan kemauan mereka. Padahal bahan yang saya presentasikan sudah dipersiapkan dengan baik dan menurut satu orang petinggi sudah layak tampil. Anda pernah mengalami kejadian yang mirip atau sama?

Saat itu rasanya hampir setiap menit saya menerima penolakan terhadap ide saya. Setelah keluar ruangan, salah satu dari pemimpin bisnis Jepang itu mengatakan pada saya bahwa saya harusnya melakukan NEWAMASHI dulu untuk memudahkan saya memenangkan deal dengan mulus tanpa harus menerika penolakan kencang terhadap ide perbaikan yang saya usung.

Pertama dengar kata Newamashi saya Cuma bisa mengerutkan dahi karena tidak faham apa maksudnya. Sampai akhirnya si pemimpin ini menjelaskan bahwa teknik Newamashi adalah teknik yang sering digunakan oleh para pemimpin jepang untuk mengantisipasi penolakan terutama dari orang-orang di posisi tinggi dan memudahkan oran banyak menerima ide kita. Newamashi adalah teknik pendekatan personal di awal terhadap orang-orang yang memiliki pengaruh dan suaranya di perhitungkan. Jika perlu lakukan pendekatan dengan mendatangi satu per satu orang tersebut. Tujuannya adalah agar Anda bisa memetakan tingkat penerimaan dan penolakan dia sejak dini.

Penerimaan yang baik akan membantu Anda mendapatkan dukungan ketika Anda nanti akan melakukan presentasi atau menjual ide Anda di depan orang banyak. Penolakan di awal akan membaut Anda lebih memahami apakah ada hal tertentu yang diinginkan oleh orang yang berpengaruh ini yang Anda sendiri belum sampaikan. Sangat penting untuk melibatkan orang-orang ini sejak dini jika Anda ingin memuluskan jalan Anda. Kalau Anda tiba-tiba menemui halangan di depan, orang-orang yang sudah merasa sekubu dengan Anda ini justru akan membela Anda dan menyelamatkan Anda karena mereka merasa memiliki kepentingan yang sama.

Pertemuan dengan orang-orang berpengaruh ini bisa dilakukan dengan formal, walaupun seringkali pertemuan bisa dilakukan secara informal, misalnya dengan makan siang bersama atau ngopi bareng. Saya pernah bicara dengan salah satu direktur sebuah perusahaan consumer goods nomer satu di dunia, dan beliau mengatakan bahwa banyak “deal binis” justru terjadi ketika sedang jam istirahat atau ketika makan siang bersama. Selanjutnya hanya memastikan formalitasnya jalan.

 

Teknik Pendekatan Personal

Tantangannya tentu adalah bagaimana Anda bisa mengakses orang-orang penting ini. Jika Anda sudah punya akses langsung, maka Anda bisa dengan lebih mudah melakukan pendekatan personal ini. Kalau belum, Anda bisa mencari siapa yang bisa memfasilitasi Anda sebagai ‘makelar’ agar Anda bisa mendekati mereka. Kadang pendekatan juga tidak langsung dari Anda tapi melalui makelar ini.

Makelar ini bisa bos Anda secara langsung, bisa partner bisnis Anda, bisa orang luar, atau siapapun yang relevan dan kredibel. Penting juga untuk Anda mengetahui siapa influencer dan deision maker dalam bisnis ini sehingga Anda bisa melakukan pendekatan ke orang yang tepat. Salah orang, salah pula langkah Anda. Untuk memehami lebih dalam tentang decision maker dan influencer, Anda bisa menyimak tulisan Anda di sini di artikel lainnya.

Nah tugas Anda sekarang adalah memetakan siapa saja yang perlu Anda temui dan datangi untuk melakukan teknik Newamashi tadi. Atau Anda kenali siapakah perantara yang bisa membantu Anda mendekati mereka.

Selamat mencoba dan buktikan bahwa Anda akan mampu mengeleminasi penolakan ketika tampil di depan orang banyak.

Salam Kharisma,

Fay Irvanto
www.fayirvanto.com

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *